
Ketegangan kembali meningkat setelah Jepang melayangkan protes keras kepada China pada Minggu (15/2). Protes keras ini berkaitan dengan komentar Menteri Luar Negeri (Menlu) China, Wang Yi , yang menuduh “kekuatan sayap kanan ekstrem” di Jepang berupaya menghidupkan kembali militerisme.
Pernyataan Wang yang menuai protes keras itu disampaikan dalam Konferensi Keamanan Munich di Jerman, ketika dia menyampaikan pandangannya tentang hubungan Beijing dan Tokyo, yang berada di bawah tekanan berat sejak Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi berkomentar soal Taiwan pada November lalu.
Wang dalam Konferensi Keamanan Munich mengatakan bahwa: “Rakyat Jepang tidak boleh lagi membiarkan diri mereka dimanipulasi atau ditipu oleh kekuatan sayap kanan ekstrem tersebut, atau oleh pihak yang berupaya menghidupkan kembali militerisme.”












