Latar Belakang
Jakarta, 1 Maret 2024 – Ribuan pengunjung menggembungkan Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, sebagai tempat penyelenggaraan Jakarta Light Festival: Chinese New Year Edition. Acara ini digelar sebagai perayaan Tahun Baru Imlek dengan megah, menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.
Fakta Penting
Dalam event yang berlangsung selama tiga hari ini, lebih dari 10.000 pengunjung tercatat datang setiap harinya. Mereka tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari kota-kota sekitar seperti Depok, Bogor, dan Tangerang. Acara ini juga menjadi ajang promosi budaya Tionghoa, dengan pameran seni, pertunjukan tari, dan pameran makanan khas.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, “Event ini tidak hanya untuk meriahkan Imlek, tetapi juga sebagai upaya mempromosikan pariwisata budaya di kota kita.” Sementara itu, seorang pengunjung, Rina (28), mengatakan, “Ini adalah pertama kalinya saya menghadiri Jakarta Light Festival, dan suasana yang meriah serta kemeriahan penerangan lampu-lampu membuat saya merasa betah.”
Dampak
Selain menjadi ajang perayaan, Jakarta Light Festival juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Vendors makanan dan suvenir melaporkan peningkatan omzet hingga 40% selama acara berlangsung. Lebih dari itu, event ini juga meningkatkan citra Kota Tua sebagai destinasi wisata budaya yang menjanjikan.
Penutup
Dengan suksesnya Jakarta Light Festival: Chinese New Year Edition, terlihat jelas bahwa acara ini tidak hanya sebagai perayaan Imlek, tetapi juga sebagai platform untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Jakarta. Apakah tahun depan event ini akan semakin meriah? Kita tunggu saja!








