
Latar Belakang
Di tengah himpitan ekonomi, fenomena job hugging meresahkan dunia kerja. Pekerja, termasuk ASN, bangun setiap pagi tanpa gairah, namun logika bertahan hidup memaksa mereka tetap melangkah.
Fakta Penting
Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan tingkat pengunduran diri sukarela (quits rate) sejak awal 2025 stabil di angka rendah 2%, level terendah pasca-pandemi. Ini menandakan ketakutan pekerja untuk pindah.
Dampak
Ilusi keterikatan birokrasi tidak hanya mempengaruhi generasi lama, tetapi juga Gen Z, yang dikenal ambisius. Mereka lebih memilih bertahan demi keamanan, bukan mencari tempat “cocok” dengan sering berpindah.
Penutup
Stagnasi talenta ASN menjadi risiko serius. Dengan ilusi keterikatan yang kuat, potensi inovasi dan pertumbuhan terhambat. Pertanyaannya, apakah sistem yang ada memungkinkan ASN untuk tetap berprestasi di tengah ketidaknyamanan? [sumber: Departemen Tenaga Kerja AS]










