
Rusia kembali melancarkan serangan besar-besaran terhadap Ukraina dengan rudal dan drone. Serangan itu menyebabkan kerusakan pada bangunan-bangunan tempat tinggal dan melukai sekitar 20 orang di wilayah Ukraina timur dan selatan.
Rudal balistik dan rudal jelajah juga diarahkan ke Kyiv, ibu kota Ukraina dan kota Kharkiv di timur negara itu, sementara drone-drone menyerang Zaporizhzhia di Ukraina selatan.
Dilansir Reuters dan Al Arabiya, Kamis (26/2/2026), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa Rusia meluncurkan 420 drone dan 39 rudal untuk menyerang sektor energi Ukraina dan infrastruktur penting lainnya sepanjang malam pada hari Kamis (26/2) waktu setempat.












