
Generasi Muda diuji Tantangan Era Digital
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyoroti tantangan generasi muda di era digital. Dalam momen Ramadan 2026, dia mengingatkan pentingnya literasi informasi untuk menghadapi distorsi informasi yang marak di media sosial.
Latar Belakang
Misbakhun berbicara dalam program Insipirasi Bulan Suci detikcom, Kamis (26/2/2026). Dia menekankan bahwa Ramadan adalah momentum untuk merefleksikan diri dan menurunkan ritme hidup yang cepat. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk menyerap energi spiritual dan menjadi lebih bijak dalam berinteraksi,” ujarnya.
Fakta Penting
Menurut Misbakhun, generasi muda harus mampu memilah informasi yang bermanfaat dari yang merugikan. “Kita hanya memiliki 29-30 hari untuk mengubah pola pikir dan perilaku,” katanya. Pernyataan ini menjadi peringatan keras untuk waspada terhadap dampak negatif medsos.
Dampak Sosial
Peringatan Misbakhun tidak hanya menggugurkan respons pribadi, tetapi juga memicu diskusi tentang literasi digital di kalangan muda. Ini menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan waspada terhadap informasi.
Penutup
Dengan tantangan era digital yang semakin kompleks, peran generasi muda dalam menjaga kualitas informasi menjadi kunci. Pertanyaannya, apakah kita siap menjadi garda depan dalam melawan distorsi informasi?












