
Paragraf Pembuka
Di bursa transfer tengah musim Super League 2025/26, gelombang peminjaman dari Persija Jakarta ke Arema FC mencuri perhatian. Rio Fahmi, Hansamu Yama, dan Gustavo Franca, tiga pemain yang sempat tersisih di klub asal Jakarta tersebut, kini menjelma sebagai elemen penting Arema FC. Mereka seperti mendapat kesempatan kedua untuk meraih sukses, dan Arema FC menjadi tempat di mana mereka mulai “reborn”.
Analisis Mendalam
Jalannya Pertandingan
Franca menjadi pemain pertama yang dipinjamkan pada 20 Januari 2026, dan segera mampu memberikan dampak positif dengan menjadi andalan di lini tengah Arema FC. Menurut data liga, Franca telah menciptakan beberapa peluang emas dan menjadi pengatur ritme permainan yang handal.
Kemudian pada awal Februari, Rio dan Hansamu turut bergabung. Rio, dengan kecepatan dan kemampuannya dalam menciptakan peluang, serta Hansamu dengan ketangguhannya di lini pertahanan, menjadi kombinasi yang menjanjikan. Keduanya sudah memberikan kontribusi gol dan assist dalam beberapa pertandingan terakhir Arema.
Statistik Kunci
Sejak bergabung, Franca telah mencatatkan rata-rata 1,5助攻 per pertandingan, sementara Rio dan Hansamu masing-masing telah menyumbangkan 2 dan 1 gol. Kehadiran mereka tidak hanya meningkatkan produktivitas Arema FC, tetapi juga memberikan perspektif baru dalam taktik yang diterapkan oleh pelatih.
Pandangan Pelatih
Menurut pelatih Arema FC, kepindahan ketiga pemain ini adalah langkah strategis untuk memperkuat skuad jelang paruh kedua musim. “Mereka datang dengan mentalitas yang positif dan siap memberikan semua yang mereka punya. Kehadiran mereka memberikan persaingan yang sehat di dalam tim,” ujarnya.
Penutup
Prediksi untuk Arema FC musim ini terlihat lebih menjanjikan dengan trio ini. Namun, peluang mereka untuk tetap di Arema setelah musim panas akan tergantung pada performa dan keputusan klub. Bagi penggemar bola, ini menjadi contoh bagaimana kesempatan kedua bisa menjadi kunci untuk meraih sukses.












