
Latar Belakang
Dalam upaya meningkatkan kualitas legislasi, Badan Legislasi (Baleg) DPR menggelar pertemuan strategis dengan seluruh pimpinan Komisi I hingga Komisi XIII. Rapat ini difokuskan pada evaluasi ruu Prolegnas Prioritas 2026, yang sebelumnya ditetapkan pada Desember 2025. Kegiatan ini menandakan komitmen kuat DPR dalam memastikan hukum yang relevan dan adaptif terhadap dinamika sosial.
Fakta Penting
Pertemuan berlangsung di ruang rapat baleg DPR, gedung Nusantara I, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/206). Ketua Baleg DPR, Bob Hasan, memimpin diskusi yang mengevaluasi progres dan tantangan dalam implementasi RUU Prolegnas Prioritas. Hadirnya seluruh pimpinan komisi menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektoral dalam proses legislasi.
Dampak
Evaluasi RUU Prolegnas Prioritas 2026 ini diharapkan memberikan dasar hukum yang kuat untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, DPR menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kualitas undang-undang yang bermanfaat untuk masyarakat. Pertemuan ini juga menjadi langkah strategis dalam memastikan keberlanjutan demokrasi Indonesia.
Penutup
Melalui evaluasi ini, DPR tidak hanya memperkuat sistem legislasi, tetapi juga meneguhkan peran pentingnya sebagai garda depan dalam pembangunan negara. Pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana hasil evaluasi ini akan mempengaruhi kebijakan publik dalam waktu dekat?












