Berita

Insentif Rp6 Juta BGN: Bagaimana Menu MBG Rp15 Ribu Jadi Biaya yang Tidak Terduga?

×

Insentif Rp6 Juta BGN: Bagaimana Menu MBG Rp15 Ribu Jadi Biaya yang Tidak Terduga?

Sebarkan artikel ini
Insentif Rp6 Juta BGN: Bagaimana Menu MBG Rp15 Ribu Jadi Biaya yang Tidak Terduga?
Insentif Rp6 Juta BGN: Bagaimana Menu MBG Rp15 Ribu Jadi Biaya yang Tidak Terduga?

Latar Belakang
Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberikan jawaban resmi terkait isu yang merambah publik seputar insentif sebesar Rp6 juta yang dikatakan terdapat di luar pagu Rp15 ribu per menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi polemik ini, BGN memastikan bahwa insentif tersebut sudah termasuk dalam anggaran per porsi MBG.
Fakta Penting
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa program MBG tidak dirancang sebagai skema untuk mendapatkan keuntungan instan. Sebaliknya, ini adalah instrumen pelayanan publik yang didasarkan pada standar mutu dan tata kelola akuntabel. “Angka Rp15 ribu per menu MBG mencakup komponen bahan baku, biaya operasional riil, dan insentif fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” jelasnya.
Insentif SPPG sendiri ditetapkan sebesar Rp6 juta per hari operasional, diberikan berdasarkan ketersediaan layanan (availability-based), bukan berdasarkan jumlah porsi yang diproduksi. Ini menunjukkan komitmen BGN untuk memastikan program ini berjalan secara transparan dan efektif.
Penutup
Dengan klarifikasi ini, BGN berhasil membantah spekulasi bahwa insentif Rp6 juta tidak tertelan dalam biaya Rp15 ribu per menu MBG. Ini tidak hanya memperkuat keandalan program, namun juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan layanan publik yang berkualitas tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *