
Pihak SPBU mengungkap kerugian sebesar Rp 1 miliar akibat kabel grounding atau kabel antipetir dicuri di 46 titik di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Latar Belakang
Kerugian tersebut terjadi setelah sindikat maling mencuri kabel di 46 titik yang tersebar di Jakarta dan daerah sekitarnya. Kabel tersebut merupakan bagian penting dari sistem SPBU untuk mencegah kerusakan akibat petir.
Fakta Penting
“Kami memperkirakan kerugian sekitar Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar,” ujar Kamil Afrizal, Head of Engineering Mobility PT Shell Indonesia, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya. Pihak SPBU telah memercayakan kasus ini kepada kepolisian dan saat ini fokus pada proses hukum yang sedang berlangsung.
Dampak
Kebocoran ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat mengganggu operasional SPBU. Sindikat maling yang belum ditangkap ini menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian dan masyarakat.
Penutup:
Kebocoran kabel di 46 titik ini menjadi peringatan bagi pihak SPBU dan pemerintah untuk meningkatkan keamanan infrastruktur. Sampai kapan sindikat maling ini akan terus beraksi?












