Berita

Perang Berpotensi Terjadi: Iran Ingatkan AS-Israel Siap Hadapi Balasan Tegas

×

Perang Berpotensi Terjadi: Iran Ingatkan AS-Israel Siap Hadapi Balasan Tegas

Sebarkan artikel ini
Perang Berpotensi Terjadi: Iran Ingatkan AS-Israel Siap Hadapi Balasan Tegas
Perang Berpotensi Terjadi: Iran Ingatkan AS-Israel Siap Hadapi Balasan Tegas

Iran Ancam Balas Tegas Serangan AS dan Israel
Teheran mengumumkan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan “merespons dengan tegas” setelah serangan besar-besaran oleh AS dan Israel pada Sabtu (28/2). Pihak Iran menegaskan tidak ada “garis merah” dalam pembalasan ini, dengan AS dan Israel diingatkan untuk bersiap.
Latar Belakang
Serangan tersebut terjadi saat negosiasi antara AS dan Iran tentang program nuklir sedang berlangsung. Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan telah melakukan “segala sesuatu yang diperlukan untuk mencegah perang.” Namun, Teheran menegaskan bahwa balasan akan datang tanpa batasan.
Fakta Penting
– Pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Iran dilaporkan oleh AFP pada Sabtu (28/2/2026).
– Iran menegaskan bahwa tidak ada “garis merah” dalam balasan mereka terhadap serangan AS dan Israel.
– Serangan tersebut terjadi tengah negosiasi program nuklir AS-Iran dilanjutkan beberapa waktu terakhir.
Dampak
Pernyataan ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah. Masyarakat internasional menantikan langkah selanjutnya dari Iran, yang dapat mempengaruhi stabilitas regional dan proses negosiasi program nuklir.
Penutup
Iran Ingatkan AS-Israel Bersiap Hadapi Balasan Tegas, menandakan bahwa konflik ini mungkin baru dimulai. Dengan tidak adanya “garis merah,” dunia harus bersiap untuk dampak lebih lanjut dari aksi balasan Teheran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

[judul] Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan keprihatinan atas gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berdampak terhadap eskalasi militer di kawasan Timur Tengah. Kemlu menyatakan Indonesia…