
Rektor universitas muhammadiyah purwokerto (UMP), Prof. Dr. Jebul Suroso, menunjukkan dukungannya terhadap usulan Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), kawendra lukistian. Usulan ini mendorong kampus untuk menjadikan penciptaan usaha dan lapangan kerja sebagai indikator kelulusan mahasiswa.
Latar Belakang
Kawendra mengusulkan agar perguruan tinggi, khususnya di sektor ekonomi kreatif, menjadikan jumlah lulusan yang memiliki usaha sebagai key performance indicator (KPI) kampus. “Misalkan KPI kampus di UMP, bisa tidak para mahasiswanya punya usaha sendiri setelah lulus, khususnya di sektor ekonomi kreatif,” ujar Kawendra pada Selasa (17/2/26).
Fakta Penting
Usulan ini juga menyarankan mahasiswa untuk menggabungkan skripsi dengan pengembangan usaha. Dengan demikian, keterampilan bisnis dan inovasi akan menjadi bagian integral dari proses pendidikan.
Dampak
Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kompetitivitas lulusan UMP di pasar kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Namun, tantangan seperti sumber daya dan ketersediaan mentor juga perlu dipertimbangkan.
Penutup
Dengan dukungan Rektor UMP, usulan ini memiliki potensi untuk menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Indonesia. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah kampus lain akan mengadopsi model serupa dan bagaimana dampaknya bagi masa depan mahasiswa Indonesia?










