
Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, mengutuk keras peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Peristiwa tersebut mengakibatkan korban mengalami luka serius pada sejumlah bagian tubuh.
Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie Yunus selesai mengikuti kegiatan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Berdasarkan informasi yang beredar, korban mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh dan saat ini tengah menjalani penanganan medis.
Menanggapi kejadian tersebut, Pigai menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak secara tegas melalui proses hukum yang objektif.












